Kisah ini diambil dari perjalan hidupku dari mulai aku di lahirkan sampai aku menulis semuanya yang menjadi sebuah kisah nyata ini.
MASA KECIl JILID I
Sebut saja namaku agus, yang nama lengkapnya adalah Mhd. Agus Salim, salim diambil dari marga orang tua angkatku yang kebetulan adalah china masuk
MASA KECIl JILID I
Sebut saja namaku agus, yang nama lengkapnya adalah Mhd. Agus Salim, salim diambil dari marga orang tua angkatku yang kebetulan adalah china masuk
Aku lahir di medan sekitar bulan agustus tahun 1978, aku lahir dari keluarga yang sangat sederhana dengan jumlah saudara lebih kurang 9 orang dan aku adalah anak yang ke 6, kami ada 7 laki-laki dan 2 perempuan, tapi sayangnya Allah lebih sayang dengan adik ku yang perempuan yang harus meninggal dunia di usianya yang masih lebih kurang 2 tahun karena sakit dan karena orang tuaku tidak ada biaya untuk pengobatannya.
Sejak itulah aku mulai tinggal dengan orang tua angkatku, walaupun aku menjadi anak angkat, tapi orang tua angkatku tidak pernah membedakan aku dengan abang - abang dan kakakku yang lainnya, di keluarga angkatku aku menjadi anak ke 6 dari 6 bersaudara.
Karena sering sakit - sakitan maka orang tua angkatku mengambil inisiatif untuk mengganti namaku dengan nama M.E ( singkatan ). Orang tua angkatku termasuk orang yang cukup disegani dan di pandang banyak orang karena beliau adalah seorang shing shie ( biasa disebut tabib pengobatan alternatif obat - obat china ), dan apa bila ada yang berobat, beliau selalu tidak pernah meminta imbalan berupa apapun, hanya seiklas hati saja.
Aku banyak belajar dari kedua orang tua angkatku, ayah memang orang yang keras dalam mendidik anak - anaknya, tapi agar kami anak - anaknya dapat hidup mandiri. Kalau ibu adalah seoarang ibu yang amat sangat lemah lembut dalam membimbing kami dan selalu mengajarkan kami agar kami menjadi anak yang selalu sopan dan menjaga etika kepada semua orang.
bersambung.......
MASA KECIL JILID II
MASA KECIL JILID II
Karena sering sakit - sakitan, tubuhku pun sangat kurus, perutku buncit sehingga banyak orang yang melihat keadaanku pada saat itu selalu mengatakan kalau aku seperti anak yang ada di negara bosnia ( anak yang kurang gizi / busung lapar ). Walaupun begitu, masa kecilku sama dengan anak - anak yang lain yang ada di lingkungan tempat tinggalku.
Aku bermain dan bercengkrama dengan sangat senang dan bahagia layaknya anak yang sehat seperti yang lainnya, padahal tubuhku tidak sekuat dan selincah mereka. Oleh karena itulah orang tua angkatku sangat protektif dalam merawat dan menjaga ku. Aku juga selalu berusaha kelihatan selalu bersemangat dan tegar dalam menjalani hidupku pada waktu itu, agar orang - orang terutama orang tua angkatku tidak terlihat selalu khawatir padaku. Dan aku juga tidak mau menjadi anak manja apalagi di depan teman - temanku yang lain.
bersambung........
